Senin, 13 April 2020

TUGAS TI JURNAL

TUGAS JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

TUGA:TI JURANAL TEKNOLOGI INFORMASI

 NAMA:EROX

NIM:C1E119031

                                 TUGAS
               PENGEMBANGAN MEDIA.                             PEMBELAJARAN
              BERBASIS TEKNOLOGI                                             INFORMASI


OLEH : 
           NAMA : EROX
           NIM : C1E1 19 031


              JURUSAN  ILMU POLITIK
         FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN  ILMU.                              POLITIK
             UNIVERSITAS HALU OLEO
                           KENDARI
                             2020
  Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki pengaruh yang sangat besar dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Pendidikan sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendewasaan manusia tentu di satu sisi memiliki andil yang besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut, namun di sisi lain pendidikan juga perlu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berpengaruh terhadap penggunaan alat-alat bantu mengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, perlu dikembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Hal ini perlu dilakukan agar proses pembelajaran tidak terkesan kurang menarik, monoton dan membosankan sehingga akan menghambat terjadinya transfer of knowledge. Oleh karena itu peran media dalam proses pembelajaran menjadi penting karena akan menjadikan proses pembelajaran tersebut menjadi lebih bervariasi dan tidak membosankan.
Pada hakikatnya proses pembelajaran merupakan proses komunikasi atau
penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa materi pelajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata dan tulisan) maupun  nonverbal. Pesan inilah yang akan ditangkap oleh peserta didik sebagai sebuah pengetahuan, keterampilan maupun nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Agar pesan tersebut tersampaikan secara efektif tentu membutuhkan sarana atau media yang memadai.
Association for Education and Communication Technology (AECT), mengartikan kata media sebagai segala bentuk dan saluran yang dipergunakan untuk proses informasi. National Education Association (NEA) mendefinisikan media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang dipergunakan untuk kegiatan tersebut.
Secara umum makna media adalah apa saja yang dapat menyalurkan informasi dari sumber Informasi ke penerima informasi. Jadi media pembelajaran merupakan “perangkat lunak” (Software) yang berupa pesan atau informasi pendidikan yang disajikan dengan memakai suatu peralatan bantu (Hardware) agar pesan/informasi tersebut dapat sampai kepada mahasiswa. Di sini jelas bahwa media berbeda dengan peralatan tetapi keduanya merupakan unsur-unsur yang saling terkait satu sama lain dalam usaha menyampaikan pesan/informasi pendidikan kepada mahasiswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa (a) media merupakan wadah dari pesan yang oleh sumber atau penyalurnya ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan tersebut, dan (b) bahwa materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran, dan bahwa tujuan yang ingin dicapai adalah terjadinya proses belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi (TI)
Di era globalisasi dan informasi ini penggunaan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (TI) menjadi sebuah kebutuhan dan tuntutan namun dalam implementasinya bukanlah merupakan hal yang mudah. Dalam menggunakan media tersebut harus memperhatikan beberapa teknik agar media yang dipergunakan itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan tidak menyimpang dari tujuan media tersebut.
Arief S. Sadiman, dkk (2006) mengatakan bahwa ditinjau dari kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi karena merupakan komoditi perdagangan yang terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap pakai (media by utilization) dan media rancangan yang perlu dirancang dan dipersiapkan secara khusus untuk maksud dan tujuan pembelajaran tertentu.
Teknologi jaringan komputer/internet memberi manfaat bagi pemakainya untuk melakukan komunikasi secara langsung dengan pemakai lainnya. Hal ini dimungkinkan dengan diciptakannya sebuah alat bernama modem. Jaringan komputer/internet member kemungkinan bagi pesertanya untuk melakukan komunikasi tertulis dan saling bertukar pikiran tentang kegiatan belajar yang mereka lakukan. Jaringan komputer dapat dirancang sedemikian rupa agar dosen dapat berkomunikasi dengan mahasiswa dan mahasiswa dapat melakukan interaksi belajar dengan mahasiswa yang lain. Interaksi pembelajaran dengan menggunakan jaringan komputer tidak saja dapat dilakukan secara individual, tetapi juga untuk menunjang kegiatan belajar kelompok.
Pemanfaatan jaringan komputer dalam system pendidikan jarak jauh dikenal juga dengan istilah Computer Conferencing System (CCF). Biasanya sistem ini dilakukan melalui surat elektronik atau E-mail. Beberapa kelebihan pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh yaitu: dapat memperkaya model-model tutorial, dapat memecahkan masalah belajar yang dihadapi mahasiswa dalam waktu yang lebih singkat dan dapat mengatasi hambatan ruang dan waktu dalam memperoleh informasi.
I Ketut Gede Darma Putra (2009) mengemukakan beberapa media yang dapat digunakan dalam pembelajaran berbasis TI, adalah:
1. Internet
Internet adalah media sesungguhnya dalam pendidikan berbasis TI, karena perkembangan internet kemudian muncul model-model e-learning, distance learning, web base learning, dan istilah pendidikan berbasis TI lainnya. Internet merupakan jaringan komputer global yang mempermudah, mempercepat akses dan distribusi informasi dan pengetahuan (materi pembelajaran) sehingga materi dalam proses belajar mengajar selalu dapat diperbaharui. Sudah seharusnya dalam penerapan pendidikan berbasis TI tersedia akses internet.
Saat ini wilayah Indonesia yang terjangkau jaringan internet semakin meluas hal ini sebagai dampak dari perkembangan yang pesat dari jaringan telekomunikasi. Mulai dari jaringan telepon rumah/kantor, jaringan Speedy telkom, leased line ISP, sampai dengan komunikasi melalui GPRS, 3G, HSDPA dengan memanfaatkan modem GSM dan CDMA dari provider seluler adalah sederetan teknologi yang dapat digunakan untuk akses internet. Dengan kata lain, saat ini tersedia banyak pilihan teknologi untuk melakukan koneksi pada jaringan global.
2. Intranet
Apabila penyediaan infrastruktur internet mengalami suatu hambatan, maka intranet dapat dijadikan alternatif sebagai media pendidikan berbasis TI. Karakteristik intranet hampir sama dengan internet, hanya saja untuk area lokal (dalam suatu kelas, sekolah, gedung, atau antar gedung). Model-model pembelajaran sinkron dan tidak sinkron dapat dengan mudah dan lebih murah dijalankan pada intranet. Menurut penulis, pada kondisi-kondisi tertentu intranet justru dapat menjadi pilihan tepat dalam menerapkan pendidikan berbasis TI.
3. Mobile Phone
Pembelajaran berbasis TI juga dapat dilakukan dengan menggunakan media telpon seluler, hal ini dapat dilakukan karena kemajuan teknologi telpon seluler yang pesat. Seseorang bisa mengakses materi pembelajaran, mengikuti pembelajaran melalui telpon seluler. Begitu canggihnya perkembangan teknologi ini sampai memunculkan istilah baru dalam pembelajaran berbasis TI yang disebut M-learning (mobile learning).
4. CD-ROM/Flash Disk
Media CD-ROM atau flash disk dapat menjadi pilihan apabila koneksi jaringan internet/intranet tidak tersedia. Materi pembelajaran disimpan dalam media tersebut, kemudian dibuka pada suatu komputer. Pemanfaatan media CD-ROM/flash disk merupakan bentuk pembelajaran berbasis TI yang paling sederhana dan paling murah.
Selain itu I Ketut Gede Darma Putra (2009) Ada 2 komponen utama dalam
pembelajaran berbasis TI, yaitu Learning Management System (LMS), dan Learning Content (LC).
1. Learning Management System
Ada suatu ungkapan yang menyatakan “if learning content is king, then infrastructure (LMS) is god”. Ungkapan tersebut menunjukkan betapa pentingnya komponen LMS dalam pembelajaran berbasis TI. LMS merupakan suatu sistem komputer yang dapat diibaratkan sebagai staff administrasi yang akan mengatur penyelenggaraan proses belajar mengajar. Berikut adalah beberapa fungsi dari LMS:
a. Mengelola materi pembelajaran
b. Registrasi dan Persetujuan
c. Merekam aktifitas belajar mengajar
d. Melakukan evaluasi
e. Media komunikasi
f. Pelaporan
2. Learning Content
Learning content adalah materi pembelajaran itu sendiri, yang akan disajikan kepada peserta pembelajaran. Isi materi harus dibuat oleh mereka yang punya kompetensi di bidangnya, tidak peduli apakah mereka memahami banyak tentang TI atau tidak. Setelah isi materi selesai dibuat baru kemudian dibuatkan versi elektroniknya oleh para pengembang content (content developers) sehingga bisa dimasukkan ke LMS.
Penyajian content harus mengandung daya tarik sehingga peserta memiliki minat untuk membaca (mempelajari), mengandung unsur-unsur animasi, suara, video, interaktif, dan simulasi, namun demikian harus tetap memperhatikan bandwidth dari internet atau intranet sehingga tidak terlalu lambat tampil saat dipelajari oleh peserta. Dalam mempelajari materi, peserta harus memiliki kontrol terhadap penyajian materi, dapat melompat dari satu topik ke topik yang lainnya. Fasilitas forum, chatting, dan video conference dapat digunakan untuk menjaga interaktivit

Minggu, 12 April 2020

Tugas Teknologi Informasi

1. SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

Di zaman modern ini, tentu kita tidak asing dengan istilah “teknologi”. Banyak dari kita yang mengartikan teknologi secara sempit, yaitu hanya terbatas pada alat atau mesin yang terhubung dengan tenaga listrik. Padahal sejatinya teknologi adalah berbagai keperluan serta sarana berbentuk aneka macam peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi manusia. Melalui pengertian ini, kita juga bisa mengartikan bahwa sebuah pensil juga termasuk teknologi.
Seiring berjalannya waktu, teknologi terus mengalami perubahan. Perubahan ini tentu didasari dengan kebutuhan manusia yang terus berubah. Dalam artikel ini, saya akan membahas perkembangan teknologi dari awal kehidupan manusia sampai hari ini.

Teknologi zaman pra-sejarah
Pra-sejarah adalah masa dimana manusia hidup sebelum mengenal tulisan. Mungkin kita sering mendengar tentang cerita penemuan api oleh manusia zaman dahulu. Api termasuk penemuan teknologi pertama manusia pada zaman ini. Tetapi temuan pertama manusia bukanlah api, melainkan alat-alat batu. Sesuai apa yang dikatakan Mark Moore, seorang arkeolog dari University of New England Armidale, Australia, batu telah dimanfaatkan manusia untuk mempermudah kesehariannya sejak 3.2 juta tahun lalu. Pada zaman ini, manusia cenderung memanfaatkan teknologi yang mereka buat untuk kepentingan mereka sendiri.
 Teknologi zaman kuno
Zaman kuno disini yang dimaksud adalah zaman setelah prasejarah sebelum abad pertengahan. Zaman ini rentan waktunya cukup lama, termasuk zaman nabi-nabi, peradaban kuno, dan lain-lain. Sehingga banyak penemuan-penemuan pertama yang menjadi dasar untuk penemuan selanjutnya ditemukan di zaman ini. Peradaban manusia berkembang pesat. Sebagai contoh adalah peradaban Mesir Kuno yang kita kenal dengan pyramidnya. Bahkan teknik bedah plastic sudah ditemukan dasarnya pada zaman ini. Manusia mulai membuat teknologi untuk keperluan masal, seperti kapal dan bangunan. Pada zaman ini manusia juga sudah mengenal tulisan. Ditemukan peninggalan sejarah yang terdapat tulisan.
Teknologi zaman pertengahan
Menurut beberapa sumber, zaman pertengahan adalah sekitar abad ke-5 masehi sampai abad ke-15 masehi. Satu hal yang bisa kita sorot perkembangan teknologi pada masa ini adalah dari sisi seni. Pada masa ini, banyak kesenian-kesenian baru muncul. Jika dilihat dari sisi geografisnya, benua Eropalah rajanya pada masa ini. Perkembangan teknologi hampir semua dipelopori orang-orang Eropa. Ilmu pengetahuan mulai berkembang pesat, dengan ditemukannya rumus-rumus matematika dan teori-teori fisika. Pada zaman ini juga penjelajahan mulai umum dilakukan. Sehingga sudah bisa ditemukan kompas pada zaman ini.

Teknologi era revolusi industri
Manusia yang bertambah banyak menandakan permintaan akan kebutuhan hidup semakin banyak. Teknologi pada masa ini banyak ditemukan berupa mesin-mesin yang mempunyai kemampuan produksi masal. Perkembangan teknologi pada masa ini juga merubah perilaku sosial orang-orang yang ada. Sebenarnya tidak ada periode waktu tertentu untuk era revolusi industri. Revolusi industri pertama kali terjadi pada abad 17 – abad 18. Revolusi industri ditandai dengan perubahan besar hampir di setiap sisi kehidupan manusianya, yang tentu saja tidak bisa lepas dari teknologi. Sekarang, kita tengah bersiap untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Perkembangan teknologi abad 20 – sekarang.
Teknologi bukan lagi membantu manusia untuk mencukupi kebutuhannya. Teknologi mulai diciptakan untuk memanjakan manusia, untuk dijadikan simbol sosial. Contohnya mobil. Awal penciptaan mobil adalah untuk mempercepat manusia menempuh perjalanan jauh. Logikanya, hal yang dibutuhkan untuk membuat sebuah mobil sesuai tujuan utamanya adalah ban, bahan bakar, dan mesin. Tapi sekarang kita bisa lihat, mobil bukan hanya sebagai alat transportasi. Dengan segala fitur canggih di dalamnya, mobil seakan menjadi indikator status sosial seseorang. Salah satu lagi contoh teknologi yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan manusia, tapi hanya untuk memanjakan manusia adalah sistem belanja online. Manusia tetap bisa belanja tanpa koneksi internet, tapi dengan adanya sistem belanja online, manusia seakan dimanjakan.
Itulah beberapa pembabakan perkembangan teknologi. Jika kita lihat polanya, semakin lama, teknologi bukan hanya membantu kehidupan manusia. Tapi perlahan mulai menggeser dan menggantikan kehidupan manusia. Seperti penggantian tenaga kerja dengan mesin. Selama peradaban manusia masih ada, teknologi akan terus berkembang. Untuk itu agar tidak kalah dengan teknologi, kita sebagai manusia yang hidup di era teknologi maju harus bisa mengendalikan teknologi yang ada.


2. Dari pengertian diatas, berikut ini adalah pengertian teknologi yang dikemukakan oleh beberapa ahli.
1.Haag dan Keen (1996)
Pengertian teknologi informasi menurut Haag dan Keen adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
2.Martin (1999)
Pengertian teknologi informasi menurut Martin adalah teknologi yang tidak hanya pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi.
3.Williams dan Sawyer (2003)
Pengertian teknologi informasi menurut Williams dan Sawyer adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
4.Oxford English Dictionary (OED)
Pengertian teknologi informasi menurut Oxford English Dictionary adalah hardware dan software dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.
5. ITTA (Information Technology Association of America)
Pengertian teknologi informasi menurut ITTA adalah suatu studi, perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer, terkhususnya pada aplikasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer.

3. Manfaat Teknologi Informasi dalam prodi/jurusan ilmu politik  yaitu memungkinkan terjadinya komunikasi tanpa batas ruang dan waktu, teknologi interaktif juga bisa dimanfaatkan untuk mencakup pembelajaran interaktif. Pembelajaran cara ini merupakan pembelajaran yang kaya media, kaya informasi, dan kaya komunikasi. Selain itu juga, yaitu :
1. berkomunikasi jadi lebih mudah
      maksud berkomunikasi jadi lebih mudah itu dimana kita bisa berkomunikasi online melalui surat elektronik

2. memudahkan dalam akses informasi
    yaitu dimana kita dengan mudah bisa mengakses informasi kapanpun dan dimanapun ,kemudahan akses informasi dapat menambah wawasan kita

3. berbagi informasi secara efektif
       kehadiran internet sebagai hasil dari perkembangan teknologi komunikasi dan informasi mengakitbatkan semakin mudahnya kita saling bertukar informasi di seluruh dunia.

4. komunikasi tanpa batas 
      kehadiran internet sebagai pendukung untuk berkomunikasi secara online memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia  sehingga menjadikanya tanpa batas 

4. DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TI ;
 Dampak positif teknologi informasi di antaranya :
 1. Dapat mencari dan memperoleh informasi dengan mudah dan cepat
2. Semakin cepat dalam hal berkomunikasi, mencari informasi bepergian
3. dapat menghemat waktu, efisien,efektif
4. sarana mendapat hiburan dengan mudah

Dampak negatif teknologi informasi di antaranya :
1.  Penyalahgunaan terhadap fungsinya, terutama di bidang komunikasi
2. Banyak beredar informasi hoax
3. Ada juga informasi yang kurang mendidik

5.       Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi Informasi (TI) menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

Senin, 09 Maret 2020

Tugas teknologi informasi

Tugas mata kuliah : Teknologi informasi
Soal:
1. Jelaskan secara singkat sejarah perkembangan teknologi informasi ?
2. Jelaskan 5 pengertian teknologi informasi menurut para ahli ?
3. Jelaskan manfaat belajar teknologi informasi pada prodi ilmu politik ?
4. Jelaskan dampak positif dan negatif teknologi informasi ?
5. Jelaskan penerapan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari dan berikan contohnya ?
Jawab :
1. Perkembangan teknologi memang bukanlah menjadi satu hal yang baru di era modern seperti sekarang ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap tahun teknologi tanpa disadari terus bertambah dan berkembang menjadi lebih baik lagi, bahkan perkembangan teknologi ini rupanya sudah terjadi sejak berabad-abad silam. Salah satunya adalah perangkat komputer, yang sudah ada sejak masa Perang Dunia II dan terus mengalami perkembangan hingga modern sekarang ini.
2.   1. Haag dan Keen (1996)
Pengertian teknologi informasi menurut Haag dan Keen adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
                      2. Martin (1999)
Pengertian teknologi informasi menurut Martin adalah teknologi yang tidak hanya pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi.
                3. Williams dan Sawyer (2003)
Pengertian teknologi informasi menurut Williams dan Sawyer adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
               4. Lucas (2000)
Pengertian teknologi informasi menurut Lucas adalah segala bentuk teknologi yang dapat diterapkan untuk mengirimkan sebuah informasi melalui media elektronik.
               5. Mc. Keown (2001)
Pengertian teknologi informasi menurut Mc. Keown adalah mengacu pada semua bentuk teknologi yang digunakan untuk bisa menciptakan, menyimpan, mengubah, dan juga menggunakan informasi tersebut dalam semua bentuknya.
3. Belajar teknologi informasi pada prodi ilmu politik itu sangat bermanfaat karena banyak membantu dalam mencari informasi dengan baik apalagi sekarang ini banyak kabar berita yang beredar di sosial media.
4. Dampak positif teknologi informasi di antaranya :
                 1. Dapat mencari dan memperoleh informasi dengan mudah dan cepat
                  2. Semakin cepat dalam hal berkomunikasi, mencari informasi bepergian
                   3. dapat menghemat waktu, efisien,efektif
                   4. sarana mendapat hiburan dengan mudah
               Dampak negatif teknologi informasi di antaranya :
1.      Penyalahgunaan terhadap fungsinya, terutama di bidang komunikasi
2.      Banyak beredar informasi hoax
3.     Ada juga informasi yang kurang mendidik
    5.    Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi Informasi (TI) menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).